Home News Jakarta Ormas Madas Nusantara Himbau Ormas Bawa Etnis Ke-Maduraan Jangan Arogan. Rusak Citra Madura. Jangan Nila Setitik Rusak Warga Madura Di Perantauan

Ormas Madas Nusantara Himbau Ormas Bawa Etnis Ke-Maduraan Jangan Arogan. Rusak Citra Madura. Jangan Nila Setitik Rusak Warga Madura Di Perantauan

10
0
SHARE
Ormas Madas Nusantara Himbau Ormas Bawa Etnis Ke-Maduraan Jangan Arogan. Rusak Citra Madura. Jangan Nila Setitik Rusak Warga Madura Di Perantauan

Keterangan Gambar : Tokoh Madura berdarah Biru, keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja sekaligus Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH menjawab pertanyaan media terkait adanya ormas etnis Madura yang mengedepankan kekerasan dan premanisme di daerah Krawang, Jawa Barat

UgdNews.com, Jakarta - Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) mengeluarkan pernyataan dan himbauan yang mengingatkan agar ormas ke-Maduraan jangan arogan di perantauan. Sikap arogan akan merusak citra orang Madura serta akan merugikan Warga Madura yang hidup serta mencari nafkah di perantauan. 

Menurut Ormas Madas Nusantara organisasi apapun yang membawa atnis Madura, tidak bisa sewenang-wenang, arogan dan mengedepankan kekerasan. Karena dampaknya tidak hanya pada ormas negatif itu, namun dirasakan oleh banyak warga Madura di perantauan se-Nusantara dan Luar Negeri. Ibarat pepatah Nila Setitik, Rusak Susu Sebelaga.

Komentar dan himbauan itu disampaikan Tokoh Madura berdarah Biru, keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja sekaligus Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH menjawab pertanyaan media terkait adanya ormas etnis Madura yang mengedepankan kekerasan dan premanisme di daerah Krawang, Jawa Barat 

"Madas Nusantara menyesalkan adanya ormas etnis Madura yang melakukan tindakan premanisme. Dan perlu saya luruskan tindakan negatif itu bukan dari Ormas Madas Nusantara. Organisasi Madas Nusantara bukan ormas preman, tapi sebagai mitra TNI POLRI taat pada penegakan hukum," tegas Jusuf Rizal, aktivis penggiat anti korupsi, Relawan Prabowo Subianto itu.

Menurut Ketua LBH Madas Nusantara Jusuf Rizal, saat ini cara-cara kekerasan tidak lagi dapat dijadikan modal untuk membangun dan membesarkan organisasi. Revolusi industri membuat masyarakat makin kritis dengan naiknya kesadaran hukum. Saatnya perlu dibangun fundamental organisasi dengan membangun SDM (Sumberdaya Manusia) Berkualitas. Tidak lagi mengandalkan otot dan kekerasan.

Selain itu menurut Jusuf Rizal, ormas ke-Maduraan seharusnya mampu mengajarkan generasi Madura yang memiliki adab, etika dan moral. Jangan justru menjadi contoh pembudayaan arogansi, kekerasan dan premanisme yang dapat menyebabkan warga Madura di perantauan dikucilkan. Orang Madura harus memiliki prinsip Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung.

Kasus kekerasan, arogan dan premanisme sudah sering terjadi yang dilakukan oknum etnis Madura dari berbagai ormas. Dampaknya jika terus dilakukan yang jadi korban warga Madura yang tidak tau apa-apa. Tiba-tiba disweping masyarakat asli. Kasian kan warga Madura yang mencari nafkah terimbas tidak bisa berusaha.

"Saya berharap anggota Ormas Madas Nusantara tidak mencontoh ulah oknum ormas ke-Maduraan lain dalam menyelesaikan masalah dengan kekerasan, namun mengedepankan penegakan hukum. Karena kekerasan dan premanisme tidak selalu menjadi solusi yang solutif," tegas Jusuf Rizal Pendiri LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu

(Red)

Iklan Detail Video

iklanhomebawah