Home News Jawa Barat Sejumlah Warga Terjatuh ke Sungai Saat Melintasi Jembatan Gantung di Sukabumi

Sejumlah Warga Terjatuh ke Sungai Saat Melintasi Jembatan Gantung di Sukabumi

163
0
SHARE
Sejumlah Warga Terjatuh ke Sungai Saat Melintasi Jembatan Gantung di Sukabumi

Keterangan Gambar : Jembatan gantung Cibugel di Kampung Lingkung Sari, RT 04/04, mendadak anjlok pada satu sisi saat rombongan warga dari Dusun Cilampahan melintas.


Ugdnews.com, Sukabumi — Langit pagi di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, semestinya menjadi saksi pesta demokrasi tingkat desa. Warga bersiap menyalurkan hak pilih dalam Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW), Kamis (02/04/2026). Namun, perjalanan menuju bilik suara berubah menjadi kepanikan ketika jembatan gantung yang mereka lintasi tiba-tiba kehilangan keseimbangan.

Jembatan gantung Cibugel di Kampung Lingkung Sari, RT 04/04, mendadak anjlok pada satu sisi saat rombongan warga dari Dusun Cilampahan melintas. Sekitar 18 pemilik hak suara tengah dalam perjalanan menuju tempat pemungutan suara, sebagian di antaranya menggunakan sepeda motor.

Diduga, beban yang bertumpu dalam waktu bersamaan membuat sling baja tidak mampu menahan tekanan. Seketika, lantai jembatan turun drastis dan membentuk kemiringan tajam. Para pengendara dan penumpang kehilangan kendali, sebagian terjatuh, sementara lainnya tersangkut di rangka jembatan yang menggantung.

Suasana yang semula penuh harap berubah menjadi kepanikan. Warga sekitar bergegas datang dan bahu-membahu melakukan evakuasi. Dengan peralatan seadanya, mereka berusaha menyelamatkan para korban dari posisi jembatan yang nyaris tak bisa dilalui.

Sebanyak lima orang dilaporkan menjadi korban, terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak. Mereka mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Puskesmas Tegalbuleud menggunakan ambulans desa untuk mendapatkan penanganan medis.

Seorang warga setempat menuturkan, proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Selain mengevakuasi korban, warga juga berupaya mengamankan sepeda motor yang tersangkut di badan jembatan yang miring. Bahkan, satu unit kendaraan dilaporkan jatuh ke aliran sungai di bawahnya.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di kalangan warga. Jembatan Cibugel yang menjadi akses vital disebut-sebut belum genap berusia satu tahun. Harapan akan infrastruktur yang kokoh justru berujung pada insiden yang membahayakan.

“Ke depan, infrastruktur seperti ini perlu mendapatkan pengecekan dan pemeliharaan secara berkala agar tetap aman digunakan masyarakat,” ujar warga setempat.

Hingga siang hari, warga masih bergotong royong di lokasi untuk mengevakuasi kendaraan yang tersisa. Sementara itu, akses utama menuju lokasi pemungutan suara terputus, memaksa warga mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan memutar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur publik tidak hanya perlu dibangun, tetapi juga dirawat secara berkelanjutan agar tetap aman dan layak digunakan oleh masyarakat.

(Red)

Iklan Detail Video

iklanhomebawah